Skip to main content

Posts

Toilet Magic Anti Muslim

Saya paling gak suka sama toliet kering seperti yang ada di toilet bioskop transmart banyumanik ini. Kejadiannya saat nonton di transmart. Kantung kemih rasanya sudah rembes nahan air surga yang membludak dan nahan dingin, basah, kebes dari dengkul sampai ujung kaki, basah kehujanan dari awal film. Sore itu hujan deras, sampai sepatu sudah kaya kubangan, menggenang, tinggal dikasih lele atau wader. Setelah film selesai, toilet pasti Ramai sepeerti bubaran pulang kerja atau macetnya mudik lebaran. Alhirnya ada toilet berdiri yang kosong. Anyway Cara pipis yang benar sudah khatam kan? Prosesnya masih sama seperti biasa, buka armor, membidik dan execute "ahhhhh...." rasanya lega. Tapi setelah lega, malah muncul masalah lain yang mengganggu kedamaian dunia. Ini barang bukti tertinggal, tergeletak pasrah di cawan porselin. Tombol flush, tuas atau gagang sentornya mana? Sudah tengok kanan kiri, ngintip bawah juga tidak ada. Ya Tuhan, kasih saya air buat wawik, tisu juga boleh,...

Penyebab Popok Bocor Pada Bayi

Ganti popok itu juga perlu skill, keahlian, tidak asal blusuk mak bledeng. Buka tutup botol pun perlu ilmu, Masang Sekrup dan membuka sekrup pun perlu mikir, perlu keahlian, tidak sembarang orang bisa melakukannya. Semalam itu rasanya sudah ngantuk. Belum larut malam sih, namun suasana kamar sudah gelap, sepi, lengah sedikit nempel di bantal bisa langsung terlelap. Sudah masuk WIGP, Waktu Indonesia Ganti Popok. Jika sampai kelewatan kasur bisa ambrol, lapuk kena cairan pesing bayik. Selesai memakaikan popok empuk putih ukuran XL, tidak lupa mengatur kaki dan tangannya supaya kasur lebih lega, dan menyelimutinya, walaupun gak akan bertahan lama. 3 menit paling sudah pindah tempat. Posisi anak sudah aman di pinggir, kasur lebih lega, sekarang waktunya, ehemmmm… njawil ibunya. Ternyata sudah tidur, gak jadi deh! Akhirnya ketap-ketip sendiri di kamar sambil mainan game puzzle karena belum ngantuk. “Duh kok ada basah-basah di kaki” Duh pasti ini diapersnya yang jelek, ukuran dah ...

Deklarasi Hari Minggu sebagai Hari Olahraga Nasional

Mari kita deklarasikan hari minggu sebagai hari olahraga internasional! SETUJU? yang setuju angkat jari telunjuk yang kanan ke atas! Oke oke, Hari Olahraga Nasional sebenarnya sudah ada dan diperingati setiap tanggal 9 September. Coba saya lahirnya telat 1 hari, mungkin namanya bukan Slamet Riyadi, tapi Slamet PON, atau Slamet Hornas. Duh nggambus! Tapi boleh lah hari minggu dipercayai sebagai hari olahraga nasional, tentunya selain dijadikan hari umbah-umbah sedunia dan hari mbabu sedunia. Setidaknya bagi yang punya keyakinan sama seperti saya. Kenapa hari minggu? Karena di hari minggu banyak spesies manusia melakukan kegiatan fisik di tempat olahraga, baik dilakukan berkelompok seperti main basket, sepakbola, voli dan senam masal bareng tante-tante. Bisa juga dilakukan seorang diri, contohnya adalah olahraga lari, renang, umbah-umbah dimasukin juga gapapa lah! Sedangkan ada type manusia yang sangat tabah dan kuat, walaupun berolahraga di tengah keramaian, sebenarnya dia ...

Kencing di Kolam Renang Itu Wajar?

Waktu kecil (seperempat abad yang lalu) saya hobi berenang bersama Anggo, Angga, Anton, Awang, Taufik di sungai sehabis sekolah atau ketika mancing. Dalam bahasa Jawa disebut  "Jeguran"  - biasa dilakukan di sungai, pleret, bendungan atau pintu air, terutama yang dalam, dan yang penting FREE alias gak usah bayar. Keriput keriput deh itu kulit. Nyambung dengan topik kencing di kolam renang, sebenarnya tidak ada yang membenarkan untuk kencing sembarangan, takut nanti ada yang nggondeli atau nempel pas pulang. If you know what I mean . Tapi di sini (sungai) bebas kecing kapan saja dan di mana saja karena airnya tidak bening-bening amat dan mengalir, jadi kalau kencing pun tidak kelihatan. Langsung kinthir ke hilir. Faktor utamanya karena tidak ada toilet umum dan satu lagi, faktor pemakluman "ijik cilik" jadi bebas. Jadi, logikanya (sebagian orang) di sungai yang gratis saja dimaklumi, Jadi kalau di kolam renang umum dan bayar tiket, harusnya bebas kencing di m...

Pernah Lihat Wanita Bercadar Makan di Warung? Caranya Begini?

Malam ini makan di luar lagi. Lha kenapa? Apa sedang marahan sama istri terus tidak dimasakin? Jawabnya "enggak." Kebetulan sedang merayakan sesuatu dengan istri. "Makan apa, Yah?" Tanya istri. "lha kamu pengen apa?" meluk istri dari belakang. "Ditanya kok malah nanya balik?" "Pengen apa, penyetan? Atau Kwe tiaw Cak Maman?" Sambil menggoda, colek colek pipi. "Cak maman boleh, deh" "Cak Maman bosen ding. Kalau Warung Nasgor deket alfamaret, mau?" " Enak gak? Nek gak enak tak dendo!"  Njiwit perut. "Whuuuueeeeenak.. Whuuuenak! Sediyeeep.."  Sengaja sambil nyembur nyembur dikit supaya meyakinkan. Langsung starter PAJERO NO 2. Sampai di Nasgor JackKosem, saya langsung pesen Kwe tiaw goreng dan mie goreng, pedesnya sedengan. Selang 10 menit dihidangkan, piring langsung bersih walaupun agak kasinan. Kemudian datang 3 wanita bercadar hitam dan duduk di meja sebelah kanan. Saya penasaran...

Menari Dalam Hangatnya Air Hujan - Tlatar

:. Di Kolam lebih hangat Minggu sore rencana renang, tapi cuaca hujan deras. Tidak ada yang berani masuk ke kolam, hanya ban hitam yang nekat mengapung hujan-hujanan di tengah kolam. Manusia-manusia mencari kehangatan yang dingin di ruang ganti atau meninggu hujan sedikit reda. Bagaimana ini? Sudah jauh-jauh ke tlatar tapi malah hujan deras. Menunggu hujan reda mungkin keburu gelap, kolam ditutup. Rugi kalau tidak renang. Akhirnya Saya nyemplung ke kolam ditemani hujan. Airnya gak dingin seperti yang dibayangkan kok. Malah lebih dingin jika meringkuk diam di sudut kolam menunggu hujan reda. Kemudian ada 2 orang menyusul, 3, dan akhirnya ada 6 orang berenang dalam hujan. Awas, geledek. A post shared by Slamet Riyadi (@slamsr) on Feb 13, 2018 at 3:55am PST Haiii.... balik lagi ke 100 kata yak. Awalnya pengen 1 post/hari, tapi kok ya keteter. Oke, Saya coba mulai lagi. Pada nyimak laporan cuaca akhir-akhir ini gak? Khusunya di wilayah Semarang dan Boyolali. Hujan turun ha...

Lari di GOR Pandanaran Wujil - Mulai dari Nol ya

Kemarin sore saya pulang kerja gasik yang berarti tidak lembur. Niat hati ingin renang di Kolam Renang UNNES yang buka sampai malam di hari rabu. Tetapi, cuaca sedang mendung dan angin juga dingin semribit. Bisa-bisa malah mering jika main air. Jadi saya memilih cari keringat dengan lari-lari saja di Stadion Pandanaran - Wujil yang dekat kantor. "Semoga gerbangnya dibuka" Batin saya. Alhamdulilah buka. Nampaknya GOR Pandanaran sedang ramai, sedang ada perlombaan volly tingkat SMP. Area pinggir kolam jadi sesak dengan tenda penjual jajanan, tapi gak jadi masalah karena langit lumayan cerah. Sesekali sorot hangat matahari menembus balik awan mendung dari atas Gunung Ungaran. GOR Pandanaran yang menelan biaya revitalisasi hampir 4.5triliun ini memiliki kolam berbentuk segitiga dengan keliling sekitar 250 meter. Aspalnya mulai gogrok bercampur pasir dan tanah, tapi masih layak untuk jogging. Sore itu, saya tidak lari sendirian, ada 5 orang yang juga jogging sore-sore. Ada...